Magic Milk and The Rainbow



AlhamduliLlaah sampai juga akhirnya di bulan yang penuh barokah ini, Ramadhankareem. Bahagia rasanya memulai puasa tahun ini dengan kondisi jiwa dan badan yang jauh lebih kondusif dari tahun-tahun sebelumnya. Kebiasaan yang sering saya kerjakan dulu sekarang mulai semangat dilakoni kembali. Membuat perencanaan dan menyusun target.  Just simple like that but if u have no spirit anymore, it's not interest at all. 

Target jangka pendek saya ingin membuat puasa tahun ini full agenda dengan anak-anak sembari memperbaiki ibadah mahdoh. Agenda buat anak-anak masih seputar bermain karena anak saya yang paling besar masih 3 tahun. Jadi kalo mau ngajarin hapalan surah, doa sehari-hari atau belajar huruf ga bisa disuruh duduk manis di meja. Saya ga ingin anak -yang masih dalam masa bermain- tertekan arus serius belajar, jadi materipun harus disisipkan setiap permainan. Apakah saya melakukannya selalu setiap hari?  *serbet mana serbet

Ga tiap hari sih, kadang-kadang aja, jarang-jarang malah. Hiks... Pengeen gitu ya sebenernya kaya mommy-mommy ketceh yang tiap hari sanggup bikin permainan buat anaknya. Iiih, keren banget ituuu. Bagi saya mereka-mereka itu lebih menarik diliat instagramnya daripada yang sharing resep makanan apalagi bernuansa cake dan cokelat (Ya Alloh, Engkau Maha Tau apa yang ada di dalam pikiran hamba, tolong jauhkan dari godaan mereka).
Ok, mulai OOT

Ngomong-ngomong tentang cuaca, puasa hari pertama alhamdulillah suasanya dingin diiringi hujan ringan, enak banget ya Alloh, apalagi emak sambil cari bahan menjelang siang tadi. Bahan permainannya ga sulit cuma pas kehabisan di rumah jadilah saya harus nyari-nyari dulu.
Hari ini permainannya saya kasih judul Magic Milk and The Rainbow. Permainan ini terinspirasi dari postingan teman. Untuk bahan-bahannya sangat mudah didapat.

Bahan-bahan; 
  1. Susu putih cair (bisa UHT bisa susu bubuk yang diencerkan dengan sedikit air)
  2. Pewarna makanan (kalo bisa yang cair bukan yang bubuk kaya saya, agak ribet soalnya)
  3. Sabun cuci piring cair 2 sdm

How to;
1. Taruh susu putih di wadah (tolong pastikan yang punya kucing harap diamankan dulu binatang 
kesayangannya. Ga mau kan kalo belum apa-apa si anak udah teriak-teriak susunya dihabisin si miau)
 

2. Suruh anak memperhatikan bagaimana pewarna itu di dalam susu. Jelaskan bahwa mereka tidak bisa menyatu dengan susu karena air tidak bisa menyatu dengan lemak (ga usah dijelaskan ampe konsep kohesi-adesi juga ya mak, kesiaan)
 

3. Masukkan sabun cuci piring cair dan perhatikan yang terjadi. Jelaskan dengan anak bahwa yang menyatukan lemak dengan air adalah sabun (seperti ibu dan ayah yang disatukan oleh penghulu *eeaaaa)
Warnanya mulai berbaur ketika dituang sabun

Penjelasan
Permainan ini mengenalkan science dalam bentuk sederhana. Lemak yang diwakili susu dan pewarna makanan yang mengejawantahkan sosok air (ga ada yang lebih rumit mak istilahnya??) adalah dua benda yang tidak bisa menyatu karena beda rapat jenis. Di dalam sabun terdapat zat reaktif yang bersifat hidrofil (suka air)  dan hidrofobi (takut air/suka lemak) sehingga dari dua "kutub" ini akan saling mengikat yang disukai, hasilnya lemak dan air akan mudah berbaur. Sabun juga membuat tegangan permukaan air menjadi kecil sehingga memudahkan kotoran lepas.

Apakah sejembreng ini menjelaskan kepada anak. Tentu tidak ya, sesuaikan penjelasan dengan daya nalar anak. Balita khususnya lebih mudah mencerna dengan sesuatu yang konkret, maka berikan penjelasa disertai contoh yang mudah ditemukan dalam kehidulan sehari-hari. 

Saya tadi menjelaskan ke Muthia bahwa mandi atau sekedar mencuci tangan supaya bersih harus menggunakan sabun karena kalo tidak maka kotoran yang menempel tidak banyak yang hilang dan hasilnya tidak bersih.

Apa Manfaat Permainan Ini
Melatih daya nalarnyaMelatih kemampuan motorik halusnya (tadi dia pakai pipet buat memindahkan warna ke susu, berguna untuk menguatkn otot jari tangan / pre-writing)Recall warna premier dan sekunder (mencampurkan warna kuning dan merah menghasilkan warna orange mengingatkan pelajaran campur warna dulu)Mengajarkan anak bahwa mencuci dan mandi menggunakan sabun supaya bersihSebagai perantara materi hapalan doa masuk wc / kamar mandi.

Nah, sekian dulu postingan saya kali  ini yang sangat singkat padat karena emak ga boleh begadang sebab besok kudu bangun sahur. Kalian bisa mencobanya sendiri di rumah maaak, karena ini sangaaaaaat gampillll. Keep Do It Yourselves!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar